Cari
  • Tatas Brotosudarmo

Kajian Sainstisme

Apakah pengetahuan sejati tentang dunia dan diri kita sendiri hanya dapat dicapai dan diuji secara sah oleh sains dan metode ilmiahnya? Apakah sains adalah “gold standar” dari pengetahuan yang sahih?


Penganut saintisme cenderung berpandangan demikian. Sains dan kriteria saintifik menentukan apa yang sungguh-sungguh dapat disebut pengetahuan dari apa yang hanya dapat disebut sebagai opini atau kepercayaan pribadi. Istilah saintisme dipopulerkan oleh F.A. Hayek (Hayek, 1942). Ia mendefinisikannya sebagai "penjiplakan (secara buta) metode dan bahasa Ilmu pengetahuan". Dewasa ini saintisme semakin berpengaruh dalam literatur ilmiah populer dan kehidupan intelektual pada umumnya.


Mengapa kita perlu menaruh perhatian padanya? Lalu bagaimana konsekuensi saintisme bagi agama, teologi, dan kehidupan pada umumnya? Apakah sains berhak untuk berkomentar, menjadi juri, dan bahkan menentukan kata final dalam segala urusan hidup manusia pada aspek agama, moralitas, kehidupan publik, dan seni?


Daftar: s.id/KajianSaintisme




41 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua